Apa Bedanya Miom dengan Polip Rahim?
Apa Bedanya Miom dengan Polip
Rahim? Mungkin anda penasaran dengan pertanyaan tersebut dan ingin mengetahui
jawabannya, agar tidak salah dalam memahami dan mengenali kedua penyakit
tersebut. Dalam kesempatan ini kita akan bahas perbedaan kedua penyakit yang
sama-sama sering dikeluhkan oleh para wanita tersebut. Mari kita simak!

Miom dan polip rahim memang
menjadi dua dari beberapa jenis penyakit yang kerap kali dijumpai pada wanita
yang menyerang organ reproduksi. Kedua penyakit ini memiliki rangkaian gejala
yang mungkin sekilas tampak sama. Sehingga tak jarang orang akan salah mengira
ketika mengalami salah satu dari gejala kedua penyakit tersebut. Lalu bagaimana
cara membedakan miom dan polip rahim? Apa bedanya miom dengan polip rahim? Ini
dia penjelasannya.
Beda Definisi
Miom adalah adalah tumor jinak
(non-kanker) yang berkembang di dalam atau di sekitar rahim. Miom secara medis
dikenal sebagai leiomioma dan merupakan tumor pada otot polos, jaringan yang
biasanya membentuk dinding rahim. Miom adalah kondisi umum yang mempengaruhi
sekitar 20% wanita subur. Pada kebanyakan kasus, Miom jinak (pertumbuhan ganas
muncul sekitar 0,5%). Sekitar 30% wanita dengan Miom memiliki gejala dan
keluhan, sedangkan sebagian wanita lainnya dengan miom tidak memiliki gejala
atau lebih tepatnya tidak merasakan gejala secara jelas, karena sebenarnya miom
tersebut menimbulkan gejala namun masih samar-samar.
Sementara polip rahim
didefinisikan sebagai pertumbuhan jaringan yang abnormal yang bersifat jinak,
tumbuh pada rahim (baik itu pada mulut rahim atau pada bagian dalam rahim).
Biasanya polip berbentuk seperti kutil. Polip rahim biasanya tidak menimbulkan
gejala, meski kadang bisa berdarah, memicu rasa sakit dan kram. Polip rahim
tumbuh perlahan dan cenderung kecil, mulai dari 1-5 cm. Polip biasanya terdiri
dari jaringan endometrium (lapisan paling dalam dari dinding rahim) tumbuh
secara berlebihan. Polip rahim dan miom terlihat serupa pada tes pencitraan dan
keduanya dapat menyebabkan perdarahan menstruasi berat, kram, dan sakit perut.
Namun pada dasarnya kedua penyakit tersebut berbeda.
Beda Gejala
Miom dan polip rahim mungkin
menunjukkan gejala yang sekilas terlihat mirip, karena gejala kedua penyakit
ini memang tidak beda jauh satu sama lain. Miom dan polip rahim umumnya
menyebabkan gangguan haid, menimbulkan nyeri dan tidak nyaman pada vagina, dan
juga mengalami perdarahan serta masalah-masalah lainnya terkait organ
kewanitaan. Namun, jika dicermati dengan baik, gejala miom dan polip rahim
cukup berbeda.
Gejala miom pada umumnya :
- Nyeri perut, panggul, atau punggung bagian bawah.
- Perut serasa tertekan.
- Perut membengkak atau kembung.
- Pendarahan hebat selama haid.
- Haid lebih lama dari biasanya.
- Sakit saat berhubungan intim.
- Sering ingin buang air kecil.
- Perdarahan vagina di luar periode haid.
- Gejala polip rahim umumnya :
- Pendarahan haid tidak teratur.
- Bercak di antara periode haid.
- Perut kram.
- Perdarahan haid yang bervariasi dalam durasi dan berat.
- Perdarahan di luar periode haid.
- Sulit hamil.
- Perdarahan vagina setelah menopause.
- Terasa sakit jika polip menonjol melalui serviks ke dalam vagina.
Penyebab Miom dan Polip Rahim
Sampai saat ini, penyebab miom
maupun polip rahim belum diketahui pasti. Namun kedua penyakit tersebut sering
dikaitkan oleh para ahli dengan kadar hormon dalam tubuh wanita. Miom diduga kuat
sangat mungkin terjadi pada wanita yang memiliki kadar hormon estrogen yang
tinggi. Itu dikarenakan penyakit miom ini memang sering kali ditemukan pada
wanita yang sedang dalam masa subur, yang mana pada masa tersebut kadar hormon
estrogen pada wanita memang sedang tinggi-tingginya. Sementara polip rahim juga
pertumbuhannya diduga ada kaitannya dengan hormon yang tidak seimbang.
Miom umumnya bersifat jinak, dan miom
sangat jarang berubah menjadi kanker. Dan, jika dioperasi dengan benar, miom biasanya
tidak akan tumbuh lagi. Miom berukuran kecil untuk berkembang menjadi besar
butuh waktu beberapa tahun. Sementara polip rahim juga hanya tumor jinak. Namun
bisa terus membesar bahkan bisa berubah jadi kanker, jika tidak segera
ditangani dengan benar.
Jadi, Apa Bedanya Miom dengan
Polip Rahim? Semuanya sudah dijelaskan dalam pembahasan di atas. Jika anda
tengah menderita penyakit miom maupun polip rahim, segera lakukan tindakan
untuk mengobati penyakit tersebut!